Pemanas air listrik

By | 15 September 2017

Pemanas air jenis ini menggunakan energi listrik untuk memanaskan air. Pemanas air listrik juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu menggunakan tangki (storage) atau yang tidak menggunakan tangki (tankless).

1. Pemanas air listrik pakai tangki (Storage – Electric Water Heater)

Pemanas listrik jenis ini menggunakan tangki sebagai hot water store sebelum digunakan. Ciri khasnya adalah silinder horizontal atau vertikal dan karena ukurannya yang cukup besar dan tempat makan, biasanya dipasang di luar kamar mandi. Dan air di dalam tangki dipanaskan sampai mencapai suhu yang diinginkan.
Komponen dan cara kerjanya terlihat seperti gambar di sebelahnya. Komponen utama alat ini adalah elemen pemanas listrik yang terletak di bagian atas dan bawah tangki. Saat air dingin memasuki tangki, elemen pemanas mulai bekerja memanaskan air di dalam tangki sampai mencapai suhu yang diinginkan. Dan ketika suhu air di dalam tangki mulai turun, dua elemen pemanas bekerja lagi untuk memanaskan air sampai mencapai suhu yang disetel. Dengan begitu suhu air di dalam tangki selalu terjaga dan selalu tersedia setiap kebutuhan.

Karena itu, pemanas air listrik menggunakan tangki ini sehingga konsumsi daya lebih boros. Tenaga listrik terus diisap agar menjaga kestabilan suhu air di dalam tangki meski tidak ada yang menggunakan air panas. Berikut adalah contoh produk Reliance dari Amazon dengan kapasitas 6 galon.

Reliance-Storage Electric Water Heater-6gallon
Reliance-SEWH-6 gallons (klik pic untuk spec & details, dari amazon)
2. Pemanas air listrik tanpa tangki (Tankless – Electric Water Heater)

Untuk tipe kedua ini tidak memerlukan tangki. Sehingga air tidak perlu ditampung terlebih dahulu. Sama seperti pemanas air gas tanpa tangki, tangki pemanas air ini hanya bekerja untuk memanaskan air saat air keran terbuka. Air dari keran tidak langsung panas, dibutuhkan beberapa saat untuk mendapatkan air panas yang diinginkan. Panjang nunggunya tergantung pada ukuran alat watt listrik. Semakin besar watt semakin cepat air panas keluar dari keran, dan sebaliknya.
Cara kerja sama seperti pemanas air gas tanpa tangki. Saat keran dibuka, aliran air dideteksi oleh sensor aliran-arus dan mengaktifkan elemen pemanas dalam modul pemanas dan memanaskan air sampai suhu yang diinginkan. Setelah mencapai suhu yang diinginkan atau keran dimatikan (sakelar arus tidak mendeteksi aliran air lagi), secara otomatis elemen pemanas tidak aktif. Jadi saat dibutuhkan itu berhasil. Dengan demikian konsumsi listrik lebih efisien, meski air panas tidak tersedia kapan saja. Harus menunggu beberapa saat setelah alat itu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *