Memahami termistor NTC dan PTC

By | 15 September 2017

Tapi bagaimana dengan termistornya? Komponen ini tidak termasuk komponen elektronik dasar karena tidak semua sirkuit elektronik menggunakan komponen yang satu ini. Selain itu komponen termistor juga jarang ditemui di toko komponen elektronik biasa.

Oleh karena itu, untuk menambah wawasan Anda, learnelektronika.net akan berbagi sedikit info tentang komponen termistor. Ya, kita akan mengulas lebih lanjut tentang apa itu thermistor, bagaimana simbol dan juga jenisnya. Bagi anda yang ingin tahu lebih banyak dengan komponen thermistor, bisa langsung merujuk ke review berikut.

Memahami termistor
Termistor adalah jenis resistor yang nilai resistansi atau nilai resistannya dipengaruhi oleh suhu. Sebenarnya termistor itu sendiri merupakan singkatan dari resistor termal yang berarti bahwa resistansi tersebut dipengaruhi oleh suhu atau suhu. Komponen yang satu ini pertama kali ditemukan pada tahun 1833 oleh seorang ilmuwan Inggris bernama Michael Faraday.

Namun, komponen termistor komersial diperkenalkan oleh ilmuwan lain bernama Samuel Ruben pada tahun 1930. Samuel Ruben adalah seorang ilmuwan Amerika Serikat. Dilihat dari jenisnya, termistor terbagi menjadi dua macam termistor NTC dan PTC.
Termistor NTC

Termistor NTC singkatan dari “Negative Temperature Coefficient” thermistor. Termistor dari jenis nilai resistansi ini akan menurun bila suhu di sekitar komponen termistor NTC tinggi, atau dengan kata lain berbanding terbalik alias negatif.

Termistor PTC

Sedangkan termistor PTC singkatan dari “Positive Temperature Coefficient”. Jenis nilai resistansi termistor ini akan lebih tinggi bila suhu disekitarnya juga tinggi. Dengan kata lain nilai resistansi dan suhu lingkungan berbanding lurus dengan alias positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *