Memahami Power Supply dan Fungsi

By | 15 September 2017

Tidak sedikit orang yang memanggil catu daya sebagai catu daya. Inti dari catu daya ini sebenarnya untuk membagi voltase listrik yang diperoleh ke bagian perangkat elektronik yang membutuhkan voltase tertentu. Oleh karena itu catu daya juga bisa disebut sebagai Electric Power Converter.

Nah, pada kesempatan yang baik ini, Belajar Electronics akan mengajak Anda semua untuk melihat informasi terbaru tentang definisi atau definisi power supply sampai fungsinya. Bagi anda yang penasaran dan ingin tahu lebih banyak informasi, lihat saja Electronic Learning berikut ini.

Memahami Power Supply
Seperti disebutkan sebelumnya, bahwa power supply adalah perangkat keras atau perangkat listrik yang bisa digunakan untuk menyediakan energi listrik untuk perangkat listrik atau elektronik lainnya. Catu daya dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu berdasarkan fungsi, bentuk, dan metode konversi.

1. Power Supply Berdasarkan Fungsi

Jika dilihat dari fungsinya, power supply bisa dibagi menjadi tiga bagian, yaitu. Regulated Power Supply adalah jenis catu daya yang dapat menjaga stabilitas voltase dan arus listrik meski terjadi perubahan pada beban atau sumber tenaga.

Unegulated Power Supply adalah jenis catu daya yang arus listriknya dapat bervariasi saat sumber beban atau sumber daya berubah. Sedangkan Adjustable Power Supply adalah jenis voltase catu daya dan arus listrik yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan.

2. Power Supply Berdasarkan Bentuk

Bila dilihat dari bentuknya, power supply bisa dibagi menjadi dua, yaitu power supply build up dan standalone power supply. Power supply build up adalah catu daya yang terintegrasi dengan sirkuit lain seperti power supply television dan DVD. Sementara power supply yang berdiri sendiri adalah power supply yang berdiri sendiri seperti yang ada di laptop.

3. Power Supply Berdasarkan Metode Konversi

Bila dilihat dari metode konversi, catu daya dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu Linear Power Supply yang bisa mengubah voltase listrik langsung dari masukan, dan Power Supply Switching yang harus mengubah tegangan input menjadi pulsa AC atau DC terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *