Memahami, Fungsi, Simbol, dan Thread Jenis Thyristor

By | 15 September 2017

Tapi tidak semua teknisi elektronik tahu semua tentang komponen elektronik ini, mengingat variasi yang sangat beragam. Terutama untuk komponen langka seperti thyristor. Ya, thyristor adalah salah satu komponen elektronik yang jarang dikenal.

Karena komponen ini jarang digunakan di sirkuit elektronik umum seperti adaptor dan amplifier. Nah, dalam kesempatan yang sangat bagus ini learnelektronika.net ingin mengajak semua teman untuk mengenal lebih dalam komponen elektronik yang disebut thyristor. Segera, inilah info detailnya.

Definisi Thyristor
Thyristor adalah komponen elektronik yang terbuat dari semikonduktor yang memiliki fungsi utama sebagai saklar. Ada beberapa jenis komponen yang termasuk dalam kategori thyristor, yaitu SCR, DIAC, dan juga TRIAC. Selain itu ada juga UJT (Uni-Junction Transistor), PUT (Programmable Uni-junction Transistor), dan GTO (Gate Turn Off switch).

Umumnya thyristor terdiri dari empat lapisan dengan tiga terminal. Keempat lapisan terdiri dari lapisan semikonduktor tipe-P dan lapisan semikonduktor tipe-N. Ketiga terminal tersebut adalah anoda (A), terminal katoda (K), dan terminal gerbang (G). Inilah skema dasar thyristor.

Fungsi tirani
Seperti yang telah kita sebutkan sebelumnya bahwa fungsi utama thyristor adalah sebagai saklar. Tapi saklar pada thyristor sedikit lebih istimewa daripada saklar biasa karena kuantitas outputnya bisa dikendalikan. Selain itu thyristor juga mampu melewati tegangan yang lebih besar dari pada saklar biasa.

Mampu melewati voltase dengan nilai yang besar, thyristor banyak digunakan pada rangkaian listrik tegangan besar hingga lebih dari 1 kV, dan arus di atas 100 A. Keuntungan menggunakan thyristor dibandingkan dengan saklar umum adalah meminimalkan daya internal. kerugian serta kecepatan switching.

Tidak hanya itu, thyristor juga banyak digunakan pada perangkat inverter untuk mengubah tegangan DC menjadi alternating voltage (AC), atau sebaliknya (converter) dengan nilai frekuensi yang berbeda. Tak heran komponen elektronik ini sangat dibutuhkan oleh banyak orang.

Lapis Thyristor

Jenis Thyristor
Tahap kontrol thyristor (SCR)
Fast switching thyristor (SCR)
Bidirectional triode thyristor (TRIAC)
Gerbang matikan thyristor (GTO)
Thyristor induksi statis (SITH)
Reverse melakukan thyristor (RCT)
Penyearah terkontrol silikon yang diaktifkan cahaya (LASCR)
MOS dikontrol thyristor (MCT)
FET dikontrol thyristor (FET-CTH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *