Fungsi Kondensor dan Prinsip Kerja

By | 15 September 2017

Kata kondensator itu sendiri pertama kali disebutkan oleh seorang ilmuwan Italia bernama Alessandro Volta pada tahun 1782. Namun unit kondensor itu sendiri diambil dari nama seorang ilmuwan bernama Micahel Faraday. Ya, unit kondensor itu tidak vol, tapi farad.

Kapasitor kapasitor itu sendiri merupakan salah satu komponen elektronika yang paling populer karena digunakan di hampir semua jenis elektronika. Sampai sekarang kita mengenal dua jenis kondensor, yaitu kapasitor kutub positif dan negatif, dan kondensor yang tidak memiliki kutub.

Fungsi Kondensor
Tentunya beberapa dari Anda masih ada yang tidak tahu persis apa fungsi dari komponen kondesator. Fungsi utama komponen yang memiliki simbol (c) adalah menyimpan energi listrik di medan listrik. Namun, bila diaplikasikan di sirkuit elektronik, kondensor memiliki beberapa fungsi, termasuk sebagai berikut.

Filter atau filter di sirkuit
Sebagai kopling antara seri satu dengan yang lainnya
Generator gelombang atau frekuensi
Penghemat daya pada lampu neon
Cegah lompatan listrik
Pemilih frekuensi radio yang panjang
Dll.
Nah, itu hanya beberapa fungsi komponen kondensor atau kapasitor saat berada di sirkuit elektronik. Disini kita membahas bagaimana prinsip kerja atau bagaimana pekerjaan yang dilakukan oleh komponen kondensor. Silakan lihat info yang bagus ini.
Prinsip Kerja Kondensor
Kondensor terdiri dari dua pelat konduktor yang diisolasi dengan bahan dielektrik. Bahan dielektrik yang digunakan bervariasi tergantung jenis kondensor mulai dari keramik, kertas, mika, dan banyak lainnya.

Juga di kondensor ada dua siklus siklus pengisian dan juga siklus pelepasan. Ketika dua konduktor logam diberi makan oleh arus listrik, salah satu kaki kondensor yang menempel pada arus negatif akan diisi dengan elektron. Di sisi lain kaki kondensor yang menempel pada arus positif akan kekurangan elektron.

Hal ini bisa terjadi karena penggunaan bahan dielektrik, yang menyebabkan arus tidak dapat mengalir dari muatan positif ke muatan negatif. Tuduhan akan disimpan atau disimpan di kedua ujung bahan dielektrik dari kondensor. Pada fase ini, kondensor mengalami fase pengisian.

Kondensor diberi muatan listrik pada waktu tertentu kemudian dilepaskan, maka pada kondensor masih tersimpan muatan listrik sesuai dengan nilai kapasitansi kondensor. Semakin besar nilai kapasitansi kondensor, semakin besar jumlah muatan listrik yang tersimpan.

pendingin prosesor pendingin generator pendingin wajah pendingin einstein pendingin gelas pendinginan olahraga pendingin portable pendingin tertutup pendingin lurus pendingin electrik pendingin gratis pendinginan quenching pendingin laptop pendingin diesel pendingin terbuka freezer pendingin pendingin vario pendingin knalpot pendingin nmax pendingin ps4 pendingin minuman wadah pendingin  pendingin buatan pendingin sederhana pendingin smartphone pendingin notebook pendingin gudang pendingin global pendingin gpu pendingin chipset

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *